Pages

Subscribe:

Selasa, Juli 27, 2010

Kontroversi Benang Spiderman


FILM tetaplah film dengan segala keajaibannya. Mengapa ajaib? Sebab, film bisa mewujudkan apa yang belum mungkin di dunia nyata. Tapi, sefiksi-fiksinya adegan, lebih baik lagi jika masih logis atau diterima akal sehat. Kenyataannya, ada beberapa film yang secara logika bertabrakan dengan ilmu pengetahuan.

Mulai yang ringan saja dulu, laba-laba. Seperti yang kita tahu, laba-laba adalah hewan berkaki delapan yang biasa menghasilkan benang-benang halus dari perut. Dalam berburu, seekor laba-laba membuat sarang berupa jaring untuk menjebak mangsa.

Dalam menghasilkan benang tersebut, laba-laba harus menariknya, bukan menembakkannya. Tahu film apa yang kita bahas? Yap, Spider-Man! Jadi, seharusnya Spider-Man tidak bisa menembakkan jaring jika benar-benar seorang manusia laba-laba.

Lanjut ke ilmu fisika, tepatnya fisika atom. Atom adalah sebuah satuan dasar materi. Bagian itu terdiri atas inti atom serta awan elektron bermuatan negatif yang mengelilinginya. Untuk mencapai kestabilan, umumnya atom-atom radioaktif, seperti uranium, mengalami reaksi fisi (pemecahan) atau reaksi fusi (penggabungan). Reaksi tersebut menghasilkan energi berupa sinar alfa, beta, maupun gama.

Sinar gama sering digunakan untuk membunuh organisme dan sterilisasi alat-alat kedokteran. Namun, sinar itu sangat berbahaya bagi manusia. Dalam intensitas rendah, sinar tersebut dapat merusak sel hidup dan mengakibatkan kanker.

Sedangkan sinar gama dalam intensitas tinggi dapat membunuh sel. Lalu, dari mana datangnya sosok raksasa hijau Hulk yang muncul karena reaksi bom sinar gama? Secara ilmu pengetahuan, hal itu tidak mungkin.

Namun, dari dua film tersebut, patut kita puji kelihaian Stan Lee, sang pencipta dua karakter itu. Terutama, kemampuan dia menggabungkan konsep science ke dalam komiknya. Meski tidak sepenuhnya logis, secara tidak langsung Stan Lee mengajari para penggemar Spider-Man dan Hulk mengenal science.

Lepas dari karakter komik yang difilmkan, kali ini kita beralih ke science fiction (scifi). Meski bergenre fiksi ilmiah, ternyata terdapat beberapa hal mendasar yang jelas-jelas tidak mungkin dalam science. Tentu kalian pernah menonton film ber-setting luar angkasa, bukan?

Adegan-adegan di luar angkasa seperti dalam film Star Wars memang sangat menarik. Kejar-kejaran antara pesawat jagoan dan musuh kerap jadi saat yang ditunggu. Suara jet angkasa yang menderu serta ledakan pesawat musuh membuat film seru. Tapi, tahukah kamu bahwa suara-suara dan ledakan itu tidak mungkin terjadi di luar angkasa?

Adegan-adegan di luar angkasa seperti Star Wars memang sangat menarik. Kejar-kejaran antara pesawat jagoan dan musuh kerap jadi saat yang ditunggu. Suara jet angkasa serta ledakan pesawat musuh membuat film seru. Tapi, tahukah kamu bahwa suara-suara dan ledakan itu tidak mungkin terjadi di luar angkasa?

Pada dasarnya, dua hal itu memerlukan udara. Sedangkan luar ang kasa adalah ruang hampa udara. Suara tak akan bisa merambat tanpa medium. Kita dapat bercakap-cakap dengan teman berkat udara yang merambatkan suara. Ya, Hollywood membuat hal itu jadi nyata. (daf/bs/c11/kkn)

---

Did U know

Pada 1902, Georges Méliès merilis film Le Voyage dans la Lune. Film ini merupakan film pertama bergenre fiksi ilmiah. Film itu menggunakan trik fotografi yang mengisahkan perjalanan ke bulan.

Jules Gabriel Verne, penulis berkebangsaan Prancis, memaparkan transportasi darat, selam, dan udara. Dia membuat itu sebelum alat navigasi pesawat dan bidang kelautan ditemukan. Dia beserta H.G. Wells, Hugo Gerns Back, dan Edgar Alan Poe disebut sebagai bapak science fiction.

Film fiksi ilmiah selalu membahas kejadian di masa depan dan segala kemungkinannya. Mulai inovasi berbagai alat dan kendaraan, penjelajahan luar angkasa, hingga kemungkinan terjadinya kiamat.

Tidak hanya film biasa yang punya genre-genre khusus atau subgenre. Film science fiction juga memiliki subgenre yang kompleks. Itu meliputi hard science fiction, social, cyber punk, time travel, dan superhuman. Tiap genre memiliki karakteristik khas.

Terdapat beberapa ciri khas yang dimiliki film superhero. Fakta itu adalah identitas superhero yang dirahasiakan, kostum dengan warna mencolok, kekuatan khusus, pemeran perempuan yang cukup cerdas, dan memiliki kota tersendiri untuk dilindungi. (daf/bas/kkn)
READ MORE - Kontroversi Benang Spiderman

Senin, Juli 12, 2010

Baca Potensi Lewat Sidik Jari


PERNAH nggak kamu disuruh ortu buat les ini dan itu, padahal nggak mau? Ujung-ujungnya, pasti kamu males ngejalanin dan nggak nerusin kan? Yap, ortu sering merasa bahwa anaknya memiliki bakat sama dengan dirinya. Padahal, setiap anak dilahirkan dengan potensi dan talenta yang berbeda. Jadi, bagaimana seharusnya?

Ada yang berbakat menulis, ada yang berbakat melukis, dan sebagainya. Namun, seiring dengan bertambahnya usia dan pengaruh faktor lingkungan, adakalanya potensi kita bisa memudar. Wajar, apa pun yang kurang terasah bisa terkurangi atau bahkan menghilang. Sayang ya?

Karena itu, hendaknya kita mengetahui bakat dan potensi yang kita miliki sejak dini. Kalau tahu sejak awal, mengembangkannya juga jadi lebih enak. Kita nggak perlu lagi menjalani les-les yang tidak diminati. Selain itu, mengenali potensi anak sejak dini akan membantu para orang tua bisa lebih mengarahkan dan mengembangkan bakat anak di jalur yang tepat.

Saat ini negara-negara seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan Taiwan telah mengembangkan serta memakai sistem khusus. Cara tersebut bisa digunakan untuk mengenali bakat seseorang sejak dini. Sistem itu disebut Dermatoglyphics Intelligence Capacity (Dic) Fingerprint Analysis. Sesuai dengan namanya, sistem tersebut menggunakan fingerprint alias sidik jari dalam mengungkap bakat alami seseorang.

Dermatoglyphics terangkai dari kata derma yang berarti kulit dan glyph yang berarti ukiran. Definisinya adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari teori epidermal atau ridge skill (garis-garis pada permukaan kulit, jari-jari, telapak tangan, hingga kaki).

Para peneliti seperti Govard Bidloo (1685), Marcello Malpighi (1686), J.C.A. Mayer (1788), John E. Purkinje (1823), Dr Henry Faulds' (1880), Francis Galton (1892), Harris Hawthorne Wilder (1897), dan Noel Jaquin (1958) menemukan bahwa epidermal ridge itu memiliki hubungan yang bersifat ilmiah. Terutama dengan kode genetik dari sel otak dan potensi inteligensia seseorang.

Lho, terus apa hubungannya antara sidik jari dan potensi otak? Ternyata semua itu berawal dari perkembangan janin. Secara medis, ditemukan bahwa formasi sidik jari manusia baru terbentuk pada minggu ke-13, saat janin mulai berkembang.

Sidik jari tersebut mulai terbentuk sempurna pada minggu ke-19. Nah, saat sidik jari mulai terbentuk, saat itu juga otak janin mulai bekerja dan berkembang secara simultan. Dengan kata lain, sidik jari itu seperti peta yang menggambarkan potensi kecerdasan seseorang.

Seperti yang kita tahu, sidik jari tidak akan berubah sampai kita tua nanti, lho! Karena itu, potensi kecerdasan alami yang dibawa sejak lahir, seperti gaya belajar, potensi bakat, dan karakter, terdeteksi lewat analisis sidik jari. Hasilnya pun lebih akurat. (daf/bs/c7/kkn)

---

Did U Know

Pemakaian sidik jari sebagai data kependudukan dalam membuat KTP kali pertama diterapkan di Kota Pahlawan -sebutan Surabaya. Sidik jari itu akan direkam dalam database berbarengan dengan pembuatan KTP baru. Keren kan?!

Analisis sidik jari juga bisa digunakan sebagai sarana mengetahui bakat seorang anak. Pasalnya, sidik jari itu terbentuk sejak usia janin, yaitu 13-24 pekan. Perkembangan sidik jari tersebut diikuti oleh perkembangan hormon dan sel otak. Dengan begitu, terdapat korelasi antara sidik jari dan talenta-talenta yang akan terbentuk.

Pada kasus identifikasi jenazah atau mayat, salah satu proses yang dilakukan adalah mencocokkan data lapangan dengan data antemortem yang sudah terekam atau dimiliki pihak keluarga. Analisis sidik jari dilakukan dengan mengambil sidik jari jenazah dicocokkan dengan sidik jari antemortem. Hasil analisis ini dikenal paling akurat.

Kesalahan proses identifikasi bisa saja terjadi. Misalnya saja pada peristiwa yang dialami Shirley McKie. Detektif asal Skotlandia itu ditangkap polisi lantaran sidik jarinya terdapat di rumah yang baru dibantai. Namun, fakta tersebut ternyata salah. Di persidangan, sidik jarinya tidak terbukti benar. McKie pun mendapatkan kompensasi berupa uang dari polisi. (che/bs/c10/kkn)(jawapos.com)
READ MORE - Baca Potensi Lewat Sidik Jari

Kamis, Juli 01, 2010

Inovasi Pengembangan si Yummy Es Krim


APA yang ada di benak kamu ketika mendengar nama es krim? Dingin, manis, sakit gigi, makan sembunyi-sembunyi, atau makanan wajib saat kencan? Hmm.... Es krim memang bisa menimbulkan beragam kesan. Baik itu tua, muda, cewek, maupun cowok pasti pernah merasakannya. Seiring dengan bertambahnya tahun, es krim terus berinovasi.

Es krim pun kini tidak hanya dijual di kedai atau lemari pendingin di sebuah pasar swalayan. Makanan satu itu sudah memenuhi restoran cepat saji dan bertebaran di pojok-pojok pusat perbelanjaan. Ya, es krim sangat populer. Makanan tersebut juga menjadi lambang eleganitas dan keceriaan. Tapi, nggak sedikit juga yang menjadikannya pelampiasan ketika suntuk. Betul, kan? Hehehe...

Dulu populer sekali ortu berpesan, "Makan nasi dulu ya sebelum makan es krim." Namun, hal itu sekarang sudah kuno. Banyak sekali anak muda yang cenderung makan es krim tanpa mengonsumsi nasi dulu. Mereka semakin bandel dan keranjingan es krim. Tapi, nggak ada salahnya kok. Es krim kan juga bergizi dan sehat.

Restoran cepat saji menjadi salah satu tolok ukur meningkatnya konsumsi es krim. Hampir seluruh jenis restoran paling mainstream itu menjual es krim. Intinya, makanan tersebut pasti laku. Restoran-restoran non fast food pun mulai menambah menunya dengan soft ice cream. Itu terjadi seiring dengan tren dipakainya es krim sebagai dessert atau makanan penutup.

Nah, sebelum ada soft ice cream, tentu sudah ada es krim-es krim pada zaman dulu. Perlu diketahui bahwa es krim punya filosofi khas. Es krim memang nggak jauh dari fungsi dasarnya sebagai makanan penutup atau pencuci mulut.

Sebagai makanan pencuci mulut, kemunculan es krim bermula pada zaman sebelum masehi. Pada 400 SM, orang Persia sudah memulai minum sirup yang didinginkan dengan salju. Kemudian dikombinasikan dengan rose water (sirup khas Persia) yang secara keseluruhan disajikan selama musim panas.

Di daratan Tiongkok juga ada pembekuan susu dicampur nasi pada 200 SM. Itulah yang menjadi cikal bakal es krim kasar (hard ice cream) atau yang umum disebut es puter.

Resep mengenai es krim modern mulai muncul pada abad ke-18. Resep itu dipublikasikan Mrs Mary Eale di London. Dalam resep tersebut, tertera jelas langkah-langkah pembuatan plus takarannya. Resep itu turut berkembang bersama pemberitaan media. Sejak itu pula bermunculan beragam resep inovatif lain.

Perkembangan es krim begitu pesat pada abad ke-18. Pada 1832 Augustus Jackson menemukan berbagai macam resep kombinasi serta mencetaknya dalam jumlah banyak. Kombinasi resep terus mengalir hingga terdengar istilah sundae.

Jenis es krim itu mulai muncul di pengujung abad ke-18. Ciri khas es krim tersebut disertai aksesori makanan lain seperti biskuit, buah, atau wafer. Bergeser menuju era milenium, semakin banyak inovasi es krim dan makanan itu semakin memasyarakat. Tren tersebut juga ditunjang harga jual kulkas yang mulai turun. Dengan demikian, orang mudah membeli es krim dan mengawetkannya.

Ditemukannya soda fountain (alat penuang soda) menjadi pemicu inovasi es krim. Karena itu, berkembanglah jenis minutan flota (soda es krim). Yaitu, minuman bersoda yang dikombinasikan dengan es krim.

Float itulah yang jadi tren di kalangan anak muda belakangan ini di restoran fast food. Es krim pun siap menjadi jajanan yang nikmat sekaligus berkelas. (che/bs/c7/kkn)

---

Did U Know

Dibutuhkan setidaknya 50 jilatan untuk menghabiskan satu scoop es krim cone.

Es krim sundae terbesar pernah dibuat di Kanada. Beratnya lebih dari 24 ton.

Vanilla adalah rasa es krim yang paling digemari di seluruh dunia.

Sirup cokelat adalah topping favorit untuk es krim.

Sebanyak 75 persen bagian es krim adalah udara.

Anak berumur 2-12 tahun dan orang dewasa berumur lebih dari 45 tahun adalah konsumen terbesar produk-produk es krim.

Sebanyak 5 persen manusia di dunia membagi es krim dengan hewan peliharaan.

Es krim berasa dimakan sejak pertengahan tahun 1500.

Beberapa tipe es krim memakai karagenan untuk memperbaiki tekstur. Karagenan adalah salah satu jenis rumput laut.

Pada 1 Juli 1999, di luar Universal Studio, Guinness Book of World Record mencatat rekor penyusunan 28.000 sendok es krim dengan berat total 7.800 pon.

Es krim cake terbesar dibuat di Beijing pada 16 Januari 2006. Cake itu berukuran 4,8 x 3 x 1 meter dengan berat 8 ton. Es krim tersebut tercatat di Guinness World Record.
READ MORE - Inovasi Pengembangan si Yummy Es Krim

Recomended Link

Real Estate Ekosulistio Training Pupuk Hayati Freedom Banner Store Pasuruan Personal Blog Real Estate FriendsterQ YuwieQ Largo siwawan Gitar Keren Abah Rafi Jacky TeamTouring AskMsRecipe CRESTEC Wellness AlexaBaliTeam Tamsil Grace AUTOMOTIVE TipsKeluarga Jhoice Fashion Blog chexosfutsal BloggerAdicter nuqiah arie almacafe azlina Civilnotes myoopie Wyne Herry Maxi Prem aneez Shalini Kaka CoretanAba BaliDreamHome Maya hery sys NOva Ocim Trik Yuwie Lyla Sydrix HC AffiliteProgram chebonshawo Ratna BlueDianni Attayaya LuvFeeling Software Sunil MP3 Mercy Edhoy CrankDesigner Chrishiella BeeBill Ardi33 Iffat Dochi Dromeish Nanang SDA CRESTEC Aldy Nabel Pink Free MP3 Ponco IndoRockstar Best PTC Patromax Vrman Dimensiberita TechBeacon satriyo NARTI Nophie hckvismo FIAN Udinmduro UCUP Bangari Mind Author Eris-Agustian Deogracias Boen Xander Gooddell AryoSP Jinchuiricki Die Silver Flower Bordir Tourism Fiqyud Eightsun Khrisna masBhakti Viar About Samarinda FreeZipe World Cricket Free Download Software Rohman Jual Beli Ayam laga Danny Rahardja Fauzy Blekenyek Uliiah Black MyGoblog Pulsa Murah dan joss John Boy Book DeadBeatSuperAffiliate AlexandrkrulikProducts Sticker Outdoor Voice Plate TWHITE laurenhuston affiliatemarketingmission Money Making Site Of New Astronomy Los Angeles Adult Ruins Of War Pixerr hyperfbtraffic Roofing Charlotte The Phantom's Fixation social intellect in the social era Dating Via Social Media GourmetOrchards Social Media Etiquette StartMyNewBusiness Real Estate Gama Pulsa celebrity Home Improvement Automotive Parts Berita Mojokerto Hosting Mojokerto