Pages

Subscribe:

Selasa, Agustus 31, 2010

Antibiotik Andal dari Lendir Kodok


PERNAH bayangin kodok imut loncat-loncat beserta lendirnya? Wah, kelihatannya nggak banget deh?! Siapa juga yang nggak geli ngelihat binatang kayak gituan. Lompat-lompat lagi. Tapi, kalau kamu suka update pengetahuan, hewan kecil menggelikan itu punya satu sisi yang membantu dunia kesehatan. Penasaran?!

Seorang dokter bernama Michael Zasloff melakukan penelitian intensif terhadap katak air berjenis african clawed frog. Pada 1980-an Zasloff meneliti seputar kodok. Namun, dia belum membuat penemuan yang cukup fenomenal. Ide itu muncul saat dia melihat sang kodok berenang-renang pada akuarium percobaannya.

Saat itu dia melihat luka yang dibuatnya beberapa hari sebelumnya hilang tanpa bekas. Dari situlah dia mulai meneliti apa yang dimiliki sang kodok air tersebut sehingga bisa memulihkan diri dari lukanya. Padahal, Zasloff mengisi akuarium itu dengan beragam bakteri yang bisa membuat luka tambah parah.

Zasloff melakukan peneltian lanjutan lima bulan penuh. Dia sukses mengisolasi dua antibiotik natural dari kulit kodok tersebut. Zasloff menyadari antibiotik dari kulit kodok itu berhasil membunuh nggak hanya sebagian besar bakteri. Namun, juga jamur serta parasit. Bahkan, dia mencium indikasi antibiotik tersebut bisa menyembuhkan kanker.

Penemuan dua protein peptida tersebut dia namakan dengan magainins. Dalam bahasa Hebrew, itu berarti tameng atau perisai. Fungsinya melindungi dari penyakit. Otomatis penemuan yang berawal dari ketidaksengajaan tersebut banyak dibandingkan dengan penemuan penisilin oleh Alexander Fleming. Namun, Zasloff menyadari bahwa itu belum bisa menggeser penisilin.

"Ini mainan saya sejak kecil, namun masih harus diperdalam lagi. Penemuan ini sudah menjadi impian saya untuk bisa dikembangkan bagi manusia," ujar Zasloff. Selain obat dari kulit kodok, makhluk menjijikkan seperti belatung bisa membuat bakteri-bakteri di luka menjadi hilang. Penyembuhan luka pun nggak makan waktu lama. Keren!

Terapi itu disebut dengan maggot debridement theraphy (MDT). Kemampuan dari belatung dalam memakan bakteri itulah yang dimanfaatkan pada terapi tersebut. Syaratnya, belatung yang dibubuhkan pada luka dalam keadaan steril. Dengan demikian, nggak menambah bakteri baru pada luka.

Terapi yang menggunakan belatung dilakukan sejak 1860-an. Yaitu, kala perang sipil melanda Amerika Serikat. Fakta unik ditemukan petugas medis pasukan konfederasi kedua Dr J.F. Zacharias. Dia melihat luka-luka prajurit yang digerogoti belatung justru mengalami perkembangan yang baik.

"Belatung dalam sehari bisa membersihkan luka lebih baik daripada obat-obat lainnya. Saya yakin sudah menyelamatkan banyak nyawa berkat belatung ini," ujarnya. Alam memang adil. Apa pun punya kelemahan dan kelebihan masing-masing. (che/bs/c10/kkn)

---

Need 2 Know

Pengobatan unik untuk penyakit kanker dilakukan Dr Willie. Dia adalah dokter ahli pengobatan dengan herbal TCM di Jakarta. Dia menggunakan lendir katak sebagai core material pengobatan alternatifnya untuk penyakit kanker. Dengan media infus, terapi itu bersifat seperti kemoterapi. Namun, tidak sepanas kemoterapi pada umumnya. Sebab, ramuannya mengandung cinobufacini (lendir katak) atau kanglaite (biji jali) maupun ginseng merah, yang bisa menguatkan badan.

Bekicot bisa mengobati sakit gigi lho. Caranya: Lubangi bagian yang paling lancip dari bekicot di belakangnya. Bagian yang kita lubangi itu akan mengeluarkan cairan. Teteskan cairan itu pada kapas, lalu sumbatkan kapas tersebut pada bagian gigi yang bolong dan sakit.

Di Amerika Serikat, sejak 2004 Food and Drugs Association (FDA) mengizinkan dilakukannya terapi lintah untuk melancarkan peredaran darah dari dan menuju jantung. Air liur lintah juga bermanfaat untuk membuka jaringan darah yang beku. Di Indonesia ada klinik terapi lintah. Setiap pasien yang ingin melakukan terapi ini harus merogoh kocek Rp 2 juta. Hmm...

Dr Muhammad M. El Samahy (Universitas Al Azhar, Mesir) dalam artikelnya mengungkapkan, ketika lalat dicelupkan seluruhnya ke dalam air, terjadi perubahan tekanan osmosis. Hal itu mengakibatkan sel pecah dan memercikkan mikroba-mikroba istimewa yang mengandung obat. (dya/bs/c7/kkn)
READ MORE - Antibiotik Andal dari Lendir Kodok

Selasa, Agustus 10, 2010

Gagal Temui SBY, Indra Curhat ke Patung Gorila


JAKARTA - Demi memperoleh keadilan bagi sang anak tercinta, apa pun akan dilakukan oleh seorang bapak. Hal ini pula yang dilakukan Indra Azwan, pria berusia 51 tahun ini nekat berjalan kaki dari kampung halamannya di Malang menuju Jakarta.

Tekadnya hanya satu untuk menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) demi menyampaikan keluh-kesahnya yang dipemdam selama ini. Indra datang ke Jakarta meminta keadilan atas kasus anaknya yang tewas ditabrak oknum Polri.

Sayang, perjuangannya berjalan kaki tersebut kandas. Indra tidak bisa bertemu dengan Presiden SBY. Karena tidak ada lagi pihak yang peduli kepada nasibnya, Indra pun menyambangi Kebun Binatang Ragunan. Indra mengadukkan nasibnya ke seekor gorila.

Namun saat tiba di kebun binatang tersebut, niat Indra curhat pada binatang gorila juga tidak kesampaian. Sebab, keburu tutup dan gorilanya sudah masuk kandang. Akhirnya, Indra hanya curhat pada patung gorila yang berada di Pusat Primata Ragunan sekira pukul 17.00 WIB, Minggu (8/8/2100).

"Pak, saya kan laporan nih. Kok diam aja. Saya kan sudah datang, kok bapak diam aja. Bapak sibuk lagi rapat yah, sampai-sampai tidak mau ketemu saya. Nasib saya gimana ini pak."

Demikian celotehan Indra di hadapan patung gorila. Soktak pemadangan miris ini membuat pengunjung lainnya terharu. Sebagian pengujung tetap menyemangati bapak yang satu ini agar tetap tabah, tegar, dan terus memperjuangkan nasib yang mendapat ketidakadilan dalam hukum.

Hampir 15 menit, Indra berkeluh-kesah atas nasibnya yang tidak dianggap oleh para pembesar di negeri ini. Saat hendak pulang, suasana haru kembali pecah. Pasalnya, Indra tetap ingin pulang ke kampung halamannya di Malang dengan jalan kaki.

Salah satu putrinya sambil menangis merayu sang bapak agar pulang naik kendaraan umum saja lantaran kondisi fisiknya yang memprihatinkan setelah melakukan pejalanan jauh dengan jalan kaki ke Jakarta. Namun Indra tetap keukeuh dengan pendiriannya ingin pulang jalan kaki.

Sekadar diketahui, Indra rela berjalan kaki dari Malang untuk meraih simpati dan ingin bertemu Presiden SBY. Anaknya, Rifki Andika (7), tewas akibat kecelakaan yang melibatkan Kompol Joko Sumantri.

Sayangnya, proses hukum atas kasus tersebut berjalan sangat lama sehingga tersangka baru disidangkan setelah 15 tahun kemudian. Keputusannya, hakim malah membebaskan Joko dari segala dakwaan, karena kasusnya sudah kadaluwarsa. Selain aksi jalan kaki, Indra juga pernah melakukan mogok makan di Monas tahun lalu
READ MORE - Gagal Temui SBY, Indra Curhat ke Patung Gorila

Recomended Link

Real Estate Ekosulistio Training Pupuk Hayati Freedom Banner Store Pasuruan Personal Blog Real Estate FriendsterQ YuwieQ Largo siwawan Gitar Keren Abah Rafi Jacky TeamTouring AskMsRecipe CRESTEC Wellness AlexaBaliTeam Tamsil Grace AUTOMOTIVE TipsKeluarga Jhoice Fashion Blog chexosfutsal BloggerAdicter nuqiah arie almacafe azlina Civilnotes myoopie Wyne Herry Maxi Prem aneez Shalini Kaka CoretanAba BaliDreamHome Maya hery sys NOva Ocim Trik Yuwie Lyla Sydrix HC AffiliteProgram chebonshawo Ratna BlueDianni Attayaya LuvFeeling Software Sunil MP3 Mercy Edhoy CrankDesigner Chrishiella BeeBill Ardi33 Iffat Dochi Dromeish Nanang SDA CRESTEC Aldy Nabel Pink Free MP3 Ponco IndoRockstar Best PTC Patromax Vrman Dimensiberita TechBeacon satriyo NARTI Nophie hckvismo FIAN Udinmduro UCUP Bangari Mind Author Eris-Agustian Deogracias Boen Xander Gooddell AryoSP Jinchuiricki Die Silver Flower Bordir Tourism Fiqyud Eightsun Khrisna masBhakti Viar About Samarinda FreeZipe World Cricket Free Download Software Rohman Jual Beli Ayam laga Danny Rahardja Fauzy Blekenyek Uliiah Black MyGoblog Pulsa Murah dan joss John Boy Book DeadBeatSuperAffiliate AlexandrkrulikProducts Sticker Outdoor Voice Plate TWHITE laurenhuston affiliatemarketingmission Money Making Site Of New Astronomy Los Angeles Adult Ruins Of War Pixerr hyperfbtraffic Roofing Charlotte The Phantom's Fixation social intellect in the social era Dating Via Social Media GourmetOrchards Social Media Etiquette StartMyNewBusiness Real Estate Gama Pulsa celebrity Home Improvement Automotive Parts Berita Mojokerto Hosting Mojokerto