Pages

Subscribe:

Rabu, Maret 19, 2008

Hp+Im3 Sebagai Modem PC Melalui Kabel Data

Hp+Im3 Sebagai Modem PC Melalui Kabel Data


Setting
Tulisan ini saya dedikasikan untuk teman-teman yang sampai saat ini masih mengalami kesulitan memfungsikan handphone (hp) sebagai modem komputer. Bagi mereka yang sudah berhasil melakukan langkah ini, sudi kiranya membantu mengkoreksi bila ada tahapan yang terlewati. Pastikan setting gprs di hp anda sudah benar. Mengkoneksikan hp anda sebagai modem komputer dengan asumsi anda menggunakan kartu Im3, dengan sistem operasi WindowsXP menggunakan kabel data. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
[1] Masuk ke menu Control Panel
[2] Pilih Phone and Modem Options
[3] Pilih Modem
[4] Tekan Add
[5] Beri tanda centang "Don't detect my modem: I will select it from a list"
[6] Tekan Next
[7] Pilih Standard 33600 bps Modem
[8] Tekan Next
[9] Pilih port dari kabel data yang digunakan biasanya COM1 untuk kabel data, jika tidak tersedia pilih COM lainnya
[10] Tekan Next
[11] Instalasi modem sudah selesai
[12] Tekan Finish
[13] Kembali ke tampilan Phone and Modem Options
[14] Pilih Modem yang sudah terinstal tadi yaitu Standard 33600 bps Modem
[15] Tekan Properties
[16] Pilih Diagnostics
[17] Tekan Query Modem (pastikan bahwa proses query telah sukses)
[18] Setelah itu pilih Advanced
[19] Masukan Extra Settings: AT+CGDCONT=1,"IP","WWW.INDOSAT-M3.NET"
[20] Tekan OK
[21] Kembali ke tampilan Phone and Modem Options
[22] Tekan OK lalu keluar dari menu Control Panel
[23] Langkah selanjutnya: Pilih Start>Programs>Accessories>Communication Network Connection
[24] Pilih Create a new connection
[25] Akan muncul tampilan New Connection Wizard
[26] Tekan Next
[27] Pilih Connect to the Internet
[28] Tekan Next
[29] Pilih Set up my connection manually
[30] Tekan Next
[31] Pilih Connect using dial-up modem
[32] Isi ISP Name: Indosat-M3
[33] Tekan Next
[34] Isi Phone number: *99***1#
[35] Tekan Next
[36] Pilih Create this connection for: anyone's use
[37] Tekan Next
[38] Isi user name: gprs dan password: im3
[39] Tekan Next
[40] Beri centang pada Add a shortcut to this connection to my desktop
[41] Tekan Finish

Selesai sudah. Kini komputer anda dengan modem hp dapat digunakan untuk "jalan-jalan" di dunia maya. Selamat mencoba semoga berhasil.
READ MORE - Hp+Im3 Sebagai Modem PC Melalui Kabel Data

CARA BUKA GMAIL DAN YAHOO MAIL DI OUTLOOK

CARA BUKA GMAIL DAN YAHOO MAIL DI OUTLOOK

BUKA GMAIL DAN YAHOO ! MAIL DI OUTLOOK


Anda pasti pernah dengar tentang Outlook Express, sebuah program email client dari
Microsoft yang sangat terkenal khususnya di dunia perkantoran. Jika anda bekerja di
sebuah perusahaan, hampir dapat dipastikan anda akan bergaul dengan software satu ini.
Memang enak menggunakan Outlook Express untuk menerima dan mengirim email di
rumah atau di kantor. Hanya saja kita perlu mengetahui konfigurasi POP server dan
SMTP server dari email server yang kita gunakan, agar bisa kita set di Outlook
nantinya. Kalau untuk email-email ‘kantor’ yang mempunyai domain sendiri misalnya:
emailku@namaperusahaan.com , tentunya sudah bukan masalah lagi, karena sudah
tersedia informasi seputar POP server, SMTP Server yang bisa digunakan untuk
melakukan setting di Outlook, lagipula biasanya sudah di handle oleh orang IT nya..
Nah, kalau anda ingin email yahoo atau Gmail anda di baca lewat Outlook, itu juga bisa
dilakukan sendiri. Tertarik? Silahkan ikuti tutorial singkat di bawah ini.

Setting Outlook untuk Yahoo! mail
1.Pastikan account anda adalah account yahoo lokal contoh:nama@yahoo.co.id
(penting), bukan yang yahoo.com, untuk yg yahoo.com harus ada tambahan
software sebagai gatewaynya namanya YPops.
2.Login ke Yahoo mail anda, klik ‘Opsi’ yang ada di pojok kanan atas, lalu klik ‘akses
penerusan surat’, lalu cheklist bagian ‘Akses Web & POP’, lalu klik ’simpan’.
3.Buka Outlook Express, Klik Tool -> Accounts -> Mail - lalu klik Add -> mail untuk
membuat account.
4.Masukkan nama anda, nama ini akan digunakan sebagai nama pengirim di setiap
email yg anda kirim.
5.Masukkan alamat email yahoo anda. ingat, yg .co.id bukan yang .com
6.Isi Incoming mail… dengan : pop.mail.yahoo.com
7.Isi Outgoing mail… dengan : smtp.mail.yahoo.com, klik NEXT.
8.Account Name : isi dengan Yahoo ID anda tanpa embel-embel @yahoo.co.id
(cukup yahoo ID nya saja). contoh : email address=budi@yahoo.co.id -> berarti
yahoo ID nya = budi.
9.Masukkan password yahoo anda, dan checklist bagian ‘remember password’. Klik
NEXT, dan FINISH.
10.Pilih Account yg baru saja anda buat, lalu klik properties. Pilih Tab ‘Servers’ dan
checklist bagian ‘My server requires authentication’
11.Klik OK. (Done.. )
Sekarang, coba klik Send/Receive untuk mendownload email atau men-check apakah
ada email yg masuk atau tidak.
Setting Outlook untuk Gmail :
1.Aktifkan settingan POP di Gmail anda.
2.Buka Outlook Express
3.Isi Incoming mail… dengan : pop.gmail.com
4.Isi Outgoing mail… dengan : smtp.gmail.com
5.Isi account name dengan alamat email lengkap dengan embel-embel @gmail.com
contoh : saya@gmail.com
6.Klik Tool -> Accounts -> Mail. Pilih Account anda lalu klik Properties
7.Pilih bagian Advanced.
8.Isi kolom Outgoing…(SMTP) = 465 dan checklist “This server…(SSL)”
9.Isi kolom Incoming…(POP3) = 995 dan checklist “This server…(SSL)”
10.Pilih Account yg baru saja anda buat, lalu klik properties. Pilih Tab ‘Servers’ dan
checklist bagian ‘My server requires authentication’
11.Klik OK. (Done.. )
READ MORE - CARA BUKA GMAIL DAN YAHOO MAIL DI OUTLOOK

MEMBOBOL NOVEL NETWARE

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.
READ MORE - MEMBOBOL NOVEL NETWARE

PENGETAHUAN DASAR IP ADDRESS DI INTERNET

PENGETAHUAN DASAR IP ADDRESS DI INTERNET

Walaupun bagi para pengguna Internet umumnya kita hanya perlu mengenal hostname dari mesin yang dituju, seperti: server.indo.net.id, rad.net.id, ui.ac.id, itb.ac.id. Bagi komputer untuk bekerja langsung menggunakan informasi tersebut akan relatif lebih sulit karena tidak ada keteraturan yang dapat di programkan dengan mudah. Untuk mengatasi hal tersebut, komputer mengidentifikasi alamat setiap komputer menggunakan sekumpulan angka sebanyak 32 bit yang dikenal sebagai IP address.

Adanya IP Address merupakan konsekuensi dari penerapan Internet Protocol untuk mengintegrasikan jaringan komputer Internet di dunia. Seluruh host (komputer) yang terhubung ke Internet dan ingin berkomunikasi memakai TCP/IP harus memiliki IP Address sebagai alat pengenal host pada network. Secara logika, Internet merupakan suatu network besar yang terdiri dari berbagai sub network yang terintegrasi. Oleh karena itu, suatu IP Address harus bersifat unik untuk seluruh dunia. Tidak boleh ada satu IP Address yang sama dipakai oleh dua host yang berbeda. Untuk itu, penggunaan IP Address di seluruh dunia dikoordinasi oleh lembaga sentral Internet yang di kenal dengan IANA - salah satunya adalah Network Information Center (NIC) yang menjadi koordinator utama di dunia untuk urusan alokasi IP Address ini adalah :

InterNIC Registration Services Network Solution Incorporated 505 Huntmar Park Drive, Herndon, Virginia 22070 Tel: [800] 444-4345, [703] 742-4777 FAX: [703] 742-4811 E-mail: hostmaster@internic.net

Sedangkan untuk tingkat Asia Pasifik saat ini masih dikoordinasi oleh:

Asia Pacific Network Information Center c/o Internet Initiative Japan, Inc. Sanbancho Annex Bldg., 1-4, Sanban-cho, Chiyoda-ku, Tokyo, 102 Japan Tel: +81-3-5276-3973 FAX: +81-3-5276-6239 E-mail: domreg@apnic.net http://www.apnic.net



Struktur IP Address

IP Address terdiri dari bilangan biner sepanjang 32 bit yang dibagi atas 4 segmen. Tiap segmen terdiri atas 8 bit yang berarti memiliki nilai desimal dari 0 - 255. Range address yang bisa digunakan adalah dari 00000000.00000000.00000000.00000000 sampai dengan 11111111.11111111.11111111.11111111. Jadi, ada sebanyak 232 kombinasi address yang bisa dipakai diseluruh dunia (walaupun pada kenyataannya ada sejumlah IP Address yang digunakan untuk keperluan khusus). Jadi, jaringan TCP/IP dengan 32 bit address ini mampu menampung sebanyak 232 atau lebih dari 4 milyar host. Untuk memudahkan pembacaan dan penulisan, IP Address biasanya direpresentasikan dalam bilangan desimal. Jadi, range address di atas dapat diubah menjadi address 0.0.0.0 sampai address 255.255.255.255. Nilai desimal dari IP Address inilah yang dikenal dalam pemakaian sehari-hari. Beberapa contoh IP Address adalah :

44.132.1.20
167.205.9.35
202.152.1.250

Ilustrasi IP Addres dalam desimal dan biner dapat dilihat pada gambar 1 berikut :





Gambar 1. IP Address dalam Bilangan Desimal dan Biner



IP Address dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian network (bit-bit network/network bit) dan bagian host (bit-bit host/host bit). Bit network berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang lain, sedangkan bit host berperan dalam identifikasi host dalam suatu network. Jadi, seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang sama memiliki bit network yang sama. Sebagian dari bit-bit bagian awal dari IP Address merupakan network bit/network number, sedangkan sisanya untuk host. Garis pemisah antara bagian network dan host tidak tetap, bergantung kepada kelas network. Ada 3 kelas address yang utama dalam TCP/IP, yakni kelas A, kelas B dan kelas C. Perangkat lunak Internet Protocol menentukan pembagian jenis kelas ini dengan menguji beberapa bit pertama dari IP Address. Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut : •

Jika bit pertama dari IP Address adalah 0, address merupakan network kelas A. Bit ini dan 7 bit berikutnya (8 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 24 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian hanya ada 128 network kelas A, yakni dari nomor 0.xxx.xxx.xxx sampai 127.xxx.xxx.xxx, tetapi setiap network dapat menampung lebih dari 16 juta (2563) host (xxx adalah variabel, nilainya dari 0 s/d 255). Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar berikut.



Gambar 2. Struktur IP Address Kelas A



• Jika 2 bit pertama dari IP Address adalah 10, address merupakan network kelas B. Dua bit ini dan 14 bit berikutnya (16 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 16 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian terdapat lebih dari 16 ribu network kelas B (64 x 256), yakni dari network 128.0.xxx.xxx - 191.255.xxx.xxx. Setiap network kelas B mampu menampung lebih dari 65 ribu host (2562). Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar 3 berikut.




Gambar 3. Struktur IP Address Kelas B



Jika 3 bit pertama dari IP Address adalah 110, address merupakan network kelas C. Tiga bit ini dan 21 bit berikutnya (24 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 8 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian terdapat lebih dari 2 juta network kelas C (32 x 256 x 256), yakni dari nomor 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx. Setiap network kelas C hanya mampu menampung sekitar 256 host. Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar 4.



Gambar 4. Struktur IP Address Kelas C



Selain ke tiga kelas di atas, ada 2 kelas lagi yang ditujukan untuk pemakaian khusus, yakni kelas D dan kelas E. Jika 4 bit pertama adalah 1110, IP Address merupakan kelas D yang digunakan untuk multicast address, yakni sejumlah komputer yang memakai bersama suatu aplikasi (bedakan dengan pengertian network address yang mengacu kepada sejumlah komputer yang memakai bersama suatu network). Salah satu penggunaan multicast address yang sedang berkembang saat ini di Internet adalah untuk aplikasi real-time video conference yang melibatkan lebih dari dua host (multipoint), menggunakan Multicast Backbone (MBone). Kelas terakhir adalah kelas E (4 bit pertama adalah 1111 atau sisa dari seluruh kelas). Pemakaiannya dicadangkan untuk kegiatan eksperimental.

Jenis kelas address yang diberikan oleh kooordinator IP Address bergantung kepada kebutuhan instansi yang meminta, yakni jumlah host yang akan diintegrasikan dalam network dan rencana pengembangan untuk beberapa tahun mendatang. Untuk perusahaan, kantor pemerintah atau universitas besar yang memiliki puluhan ribu komputer dan sangat berpotensi untuk tumbuh menjadi jutaan komputer, koordinator IP Address akan mempertimbangkan untuk memberikan kelas A.



Address Khusus

Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host, ada beberapa jenis address yang digunakan untuk keperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk pengenal host. Address tersebut adalah :

• Network Address.
Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan Internet. Misalkan untuk host dengan IP Address kelas B 167.205.9.35. Tanpa memakai subnet, network address dari host ini adalah 167.205.0.0. Address ini didapat dengan membuat seluruh bit host pada 2 segmen terakhir menjadi 0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada Internet. Router cukup melihat network address (167.205) untuk menentukan kemana paket tersebut harus dikirimkan. Contoh untuk kelas C, network address untuk IP address 202.152.1.250 adalah 202.152.1.0. Analogi yang baik untuk menjelaskan fungsi network address ini adalah dalam pengolahan surat pada kantor pos. Petugas penyortir surat pada kantor pos cukup melihat kota tujuan pada alamat surat (tidak perlu membaca seluruh alamat) untuk menentukan jalur mana yang harus ditempuh surat tersebut. Pekerjaan "routing" surat-surat menjadi lebih cepat. Demikian juga halnya dengan router di Internet pada saat melakukan routing atas paket-paket data.

• Broadcast Address.
Address ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu network. Seperti diketahui, setiap paket IP memiliki header alamat tujuan berupa IP Address dari host yang akan dituju oleh paket tersebut. Dengan adanya alamat ini, maka hanya host tujuan saja yang memproses paket tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya. Bagaimana jika suatu host ingin mengirim paket kepada seluruh host yang ada pada networknya ? Tidak efisien jika ia harus membuat replikasi paket sebanyak jumlah host tujuan. Pemakaian bandwidth akan meningkat dan beban kerja host pengirim bertambah, padahal isi paket-paket tersebut sama. Oleh karena itu, dibuat konsep broadcast address. Host cukup mengirim ke alamat broadcast, maka seluruh host yang ada pada network akan menerima paket tersebut. Konsekuensinya, seluruh host pada network yang sama harus memiliki address broadcast yang sama dan address tersebut tidak boleh digunakan sebagai IP Address untuk host tertentu. Jadi, sebenarnya setiap host memiliki 2 address untuk menerima paket : pertama adalah IP Addressnya yang bersifat unik dan kedua adalah broadcast address pada network tempat host tersebut berada. Address broadcast diperoleh dengan membuat seluruh bit host pada IP Address menjadi 1. Jadi, untuk host dengan IP address 167.205.9.35 atau 167.205.240.2, broadcast addressnya adalah 167.205.255.255 (2 segmen terakhir dari IP Address tersebut dibuat berharga 11111111.11111111, sehingga secara desimal terbaca 255.255). Jenis informasi yang dibroadcast biasanya adalah informasi routing.

• Netmask.
Adalah address yang digunakan untuk melakukan masking / filter pada proses pembentukan routing supaya kita cukup memperhatikan beberapa bit saja dari total 32 bit IP Address. Artinya dengan menggunakan netmask tidak perlu kita memperhatikan seluruh (32 bit) IP address untuk menentukan routing, akan tetapi cukup beberapa buah saja dari IP address yg kita perlu perhatikan untuk menentukan kemana packet tersebut dikirim.

Kaitan antara host address, network address, broadcast address & network mask sangat erat sekali - semua dapat dihitung dengan mudah jika kita cukup paham mengenai bilangan Biner. Jika kita ingin secara serius mengoperasikan sebuah jaringan komputer menggunakan teknologi TCP/IP & Internet, adalah mutlak bagi kita untuk menguasai konsep IP address tersebut. Konsep IP address sangat penting artinya bagi routing jaringan Internet. Kemampuan untuk membagi jaringan dalam subnet IP address penting artinya untuk memperoleh routing yang sangat effisien & tidak membebani router-router yang ada di Internet. Mudah-mudahan tulisan awal ini dapat membuka sedikit tentang teknologi / konsep yang ada di dalam Internet.
READ MORE - PENGETAHUAN DASAR IP ADDRESS DI INTERNET

PENGETAHUAN DASAR DNS

PENGETAHUAN DASAR DNS

1. Latar Belakang

Dalam internet, setiap host / sistem komputer diberikan identifikasi yang unik berupa IP. Namun IP yang merupakan deretan angka-angka cenderung sulit diingat. Dengan mewakili IP dengan nama-nama, akan menjadikan pemanfaatan internet menjadi lebih menyenangkan. Sistem penamaan itu disebut DNS, Domain Name System.



2. Domain

Pemberian nama host dalam internet mengikuti suatu aturan tertentu. Host-host tersebut dikelompokkan, mulai dari pengelompokan yang besar sampai kecil, menurut sifat keorganisasian sampai lokasi/hubungan host tersebut dalam LAN. Kelompok-kelompok tersebut dinamakan domain. Domain terbesar disebut Top Level Domain panjangnya 2 – 3 huruf, pada saat dibagi menurut sifat keorganisasian dan nama singkatan negara. Contoh :

com : organisasi komersialdi Indonesia : co.id

edu: organisasi pendidikan di AS.di Indonesia : ac.id

gov: organisasi pemerintahan di AS.di Indonesia : go.id

net: organisasi yg bergerak dalam networkingdi Indonesia : net.id

org : organisasi nirlabadi Indonesia : or.id

mil : organisasi militer AS

int: organisasi internasional

Contoh nama-nama domain :

intel.com

nasa.gov

navy.mil

aol.net

itb.ac.id

ibm.net.id

3. DNS Server

Dahulu ketika anggota jaringan internet masih sekitar ratusan, orang memetakan nama host pada alamat IP menggunakan file HOSTS.TXT, di mana dituliskan semua nama yang ada dengan IP-nya. Namun makin berkembangnya internet menjadikan makin tidak efektifnya cara ini, di mana sebuah host harus selalu mengupdate file HOSTS.TXT nya dengan mendownload dari Network Research Center secara periodik. Jika ada penambahan host pada jaringan, SysAdmin mengirimkan email ke sana untuk ditambahkan pada file tersebut. File HOSTS.TXT ini akan menjadi sangat membengkak, sehingga akan menurunkan performa jaringan. Maka digunakanlah DNS.

Pada sistem DNS ada beberapa yang perlu diketahui :

DNS Server

Tugas pencatatan nama domain dibagi-bagi dalam sejumlah host dalam internet, tidak lagi sentralisasi seperti diuraikan di atas. Host yang mempunyai tugas ini dinamakan DNS server. Inilah urat dari sistem DNS.

DNS Server dapat diklasifikasikan :

Primary : DNS Server yang bertugas memelihara pencatatan nama-nama host pada zona (daerah IP/domain) tertentu. Pada server inilah dilakukan update jika ada perubahan host pada zona tersebut.

Secondary: DNS Server yang tidak memelihara langsung zona file (file yang menyimpan nama-nama host) untuk domain tertentu, melainkan menyalin/ mengupdatenya dari primari server. Penyalinan ini disebut zona transfer.

Cache: DNS Server yang mencatat sementara nama-nama host yang sering diakses pada sebuah jaringan tertentu. Sifatnya sementara.

Resolver

Resolver adalah bagian dari sisi client berupa kode yang bertugas mengirim query kepada DNS server untuk menanyakan IP/informasi mengenai nama domain yang diminta oleh aplikasi.

Zona file menggunakan standar untuk penulisan record untuk penulisan informasi suatu domain yang disebut Standard Resource Records (SRR).

Cara pemetaan / mapping dapat dibagi dua :

Pemetaan domain ke IP

SRR yang digunakan adalah sbb :

SOA (Start of Authority Record) : Hostname yang merupakan awal suatu zone.

NS (Name Server) : Identifikasi authoritative DNS server pada suatu zone.

MX (Mail Exchanger) : Mendirect mail ke server mail

A (Address Record) : Pemetaan nama host ke IP.

CNAME (Canonical Name) : Definisikan alias/nickname untuk suatu host

HINFO (Host Information Record) : Informasi hardware host

WKS (Well Known Service Record) : Informasikan layanan2 umum yg ada pd host.

Contoh suatu zona file :

; sebagai tanda komentar (remark)

; @ nyatakan zona (didefinisikan di boot script) , dns.paume.itb.ac.id sebagai

; origin : nyatakan primary master server untuk domain. , admin.paume.itb.ac.id ; sebagai contact : nyatakan contact person untuk zona bersangkutan.

@ IN SOA dns.paume.itb.ac.id admin.paume.itb.ac.id (

9506271135 ; serial nomor seri zona

10800 ; refresh (cek perubahan pd primary) tiap 3 jam

3600 ; retry (menunggu untuk pengulangan cek) tiap jam

6048000 ; expire (matikan zona file) setelah 10 minggu

; gagal lakukan zona transfer/refresh

(8640000 ) ; minimum (default time to live 100 hari untuk

; semua resource record.

IN NS dns.paume.itb.ac.id

IN MX 40 mail.bppt.go.id

IN MX 30 maingtw.paume.itb.ac.id

system IN A 167.205.22.98

nmi IN A 167.205.22.99

IN A 167.205.22.3

design IN A 167.205.22.100

Pemetaan IP ke domain dengan cara reverse domain

;

; pendefinisian SOA,NS,MX, dll sama.

; ##############################

; IP adress ME Backbone (167.205.22)

; ##############################

;

1 IN PTR maingtw.paume.itb.ac.id

33 IN PTR maingtw.paume.itb.ac.id

97 IN PTR travellers.paume.itb.ac.id

98 IN PTR system.paume.itb.ac.id

99 IN PTR nmi.paume.itb.ac.id

100 IN PTR maingtw.paume.itb.ac.id

; dst ...

Cache file :

;

;contoh db.cache

;

. 99999999 IN NS aos.brl.mil

. 99999999 IN NS ns.nasa.gov

. 99999999 IN NS c.nyser.net

aos.brl.mil 99999999 IN A 26.3.0.29

ns.nasa.gov 99999999 IN A 192.52.195.10

c.nyser.net 99999999 IN A 192.33.4.12



• Utility NSLOOKUP

Adalah utilitas untuk meminta informasi ns di berbagai server. Silakan dicoba (eksekusi pada prompt) :

% nslookup [ENTER]

> server ns1.itb.ac.id [ENTER] (ganti server)

> set query=MX [ENTER] (hanya cari server MX)

> set type=any [ENTER] (informasi lengkap)

> ? [ENTER] (tuulung, tuluung !)

> ls –t NS itb.ac.id [ENTER] (queri /u tipe NS)

> ls –t A ee.itb.ac.id > namafile [ENTER] (queri /u domain ee ,tipenya A, masukkin ke file)
READ MORE - PENGETAHUAN DASAR DNS

Pengetahuan Dasar Internet

PENGETAHUAN DASAR INTERNET

a. Internet

Internet adalah sebuah jaringan komputer yang saling terhubung dan dapat berkomunikasi satu sama lain secara global/internasional baik melalui kabel, radio, satelit, dll.



b. IP Adress

Seperti telepon saja, kita bisa menghubungin siapa saja lokal/internasional asal kita tahu no.telp-nya. Demikian juga komputer. Komputer pun memiliki nomer, semacam nomer telepon yang istilahnya IP adress (IP = Internet Protocol). Contoh gampangnya, komputer telnet.arc.itb.ac.id punya alamat IP 167.205.9.36.



c. DNS (Domain Name System)

Udah ngerti kan, konsep IP Adress ? Untuk bisa komunikasi, sebuah komputer mengirimkan data berisikan IP Adress, jenis/metode permintaan data,dsb, sesuai dengan protokolnya. Kalau mesin nggak masalah. Tapi kalau kita menghapalkan nomer begitu panjang susah kan ? Makanya ada DNS, biar alamat seseorang /suatu komputer mudah diingat.

Contoh: Nama (domain) komputer : telnet.arc.itb.ac.id

IP Adress : 167.205.9.36.

Cobain : nslookup (di FreeBSD, ketik saja nama domain server yg diinginkan untuk mengetahui IP nya, untuk keluar gunakan exit)



d. Protokol

Protokol adalah aturan/bahasa dalam komunikasi data yang terjadi dalam internet. Sebuah komputer, merknya apa saja, siapa aja pembuatnya, bagaimana saja perhitungan mesinnya bisa saling berkomunikasi dengan komputer yang benar-benar berbeda asal mengerti bahasa yang sama. Itulah protokol. Gambarannya, orang bule, negro, asia, dll, walau penampilannya beda-beda, tetap bisa berkomunikasi, asalkan mereka mengerti bahasa yang sama. Gampangnya begitu. Dalam internet digunakan protokol TCP/IP.

Dalam LAN/WAN dapat juga memakai MS Windows Network, Novell, dll. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing yang dapat diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan. Protokol2 yang digunakan dlm TCP/IP memberikan macam-macam servis. Biasanya yang dipasangin servis beginian yaitu sistem FreeBSD atawa Linux. Ada juga system Windows yang diinstallin aplikasinya biar bisa terima FTP, HTTP, dll (cuman NT biasanya). Tapi umumnya di ITB jarang yg kayak begitu. Jadi gampangnya, anda biasanya tidak bisa ngeFTP atawa nTelnet (tentu saja !) ke komputer yang berbasis Windows (apalagi cuman windows biasa) seperti Elektron, Donald, BP, dll. Tapi kalau web, bisa ajah, gampang, asal diinstalin Web Servernya. Pengalaman saya bisa gampang itu install FrontPage 98, dan option Home Web nya dinyalain. (Teknisnya lupa lagi, coba aja). Syaratnya, komputer itu bisa konek internet melalui TCP/IP, nanti dia konfigur sendiri.

Waduh, jadi ngelantur nih. Kita kembali ke servis2 tadi. Servis2 yang akan sering anda pakai diantaranya :

- HTTP (Hyper Text Transfer Protocol)

Protokol perpindahan file hypertext (file yang tidak hanya mengandung teks, tapi juga gambar, animasi, dll. Semacam doc di windows, tapi bermodus text, dan editable di Notepad). Selain itu ada juga :

- FTP (File Transfer Protocol)

Protokol pemindahan file, yang berurusan dengan hal Download, dan Upload. Gampangnya : Copy file antar komputer /jarak jauh.



Implementasi Internet



a. Login

Konsep login ini dipakai oleh sistem operasi yang bertingkat sekuriti tinggi. Jadi tidak seperti komputer pada umumnya, kita bisa tulis-baca-hapus seenaknya, dll. Setiap orang punya hak masing2 dengan batasan2 tertentu, dll. Biasanya ini diterapkan dalam sebuah komputer / jaringan yang multi user, di mana diadakan pengorganisasian yang rapi. Komputer yang melayani login semacam ini lebih dikenal dgn istilah "server". Dia biasanya harus nyala 24 jam. (Sedangkan komputer yang sering kita hadapi dlm sebuah jaringan dan berfungsi untuk menyelesaikan pekerjaan2 disebut workstation). Sistem operasi semacam ini contohnya : FreeBSD (Unix), dan Windows NT. Proses Login biasanya terdiri dari Pertanyaan nama login dan passwordnya. Baru setelah masuk (prompt) anda bisa mulai memanfaatkan system. Untuk mendapatkan hak akses pada sistem semacam ini anda harus menghubungi administrator komputer yang dimaksud. Dialah yang mengatur penambahan user, pengorganisasian sistem (konfigurasi, dll). (Kalau ke komputer students.ee, mesti bayar satu kali saja, di jurusan lain ada berupa iuran per tahun/semester). Untuk belajar, silakan kontak : toor@telnet.arc.itb.ac.id untuk mendapatkan login account gratis untuk jangka waktu sementara. Jangan lupa !! Sesudah bekerja, anda harus logout jika anda tak mau hak login anda dipakai orang lain.



b. Remote Login

Inilah istimewanya sistem operasi semacam ini. Kita dapat menggunakan fasilitas2 yang ada di suatu komputer server tanpa harus sama sekali menyentuh komputer yang dimaksud. Kita bisa melakukan login dari luar/komputer lain selama masih terhubung Internet/Jaringan.

Prakteknya

Di komputer ber-OS FreeBSD:

o Kalau itu komputer di mana anda mempunyai account, langsung aja login, masukkan nama dan password anda.

o Kalau komputernya bukan komputer di mana anda mempunyai account, ketik aja telnet di "Login :" nya. Kalau dia nanya password, ya udah, percuma walau dicoba. Berarti dia nggak mau. Gitu aja. Di HME, kita bisa melakukan ini di Plucky sama Students. Di ns3 nggak bisa (emang bukan untuk itu !).

Di komputer ber-OS Linux

- Nama aplikasinya : Rxvt atau XTerm

Di komputer ber-OS Windows : menggunakan aplikasi telnet :

o Aplikasi khusus Harus diinstall : Qvt (Terminal). Unuk koneksi klik File, lihat daftar server yg ada (di bawah), klik langsung. Atau open, lalu ketik lagi secara manual alamat server yang dimaksud.

o Tidak usah install : Start-Run. Ketik telnet. Pakai VT100 agar bisa Pine

E-Mail

Electronic mail adalah fasilitas surat menyurat elektronik yang ada dalam sebuah system. Aplikasi utama yang sering dijumpai di ITB yaitu aplikasi Pine di FreeBSD.

Prakteknya

Loginlah di komputer yang sudah anda miliki aksesnya (lihat bab sebelumnya).

Di prompt ketik "pine" misalnya seperti ini:

donny>>pine

Atau :

Menggunakan Web-based e-mail (nggak pake login di komputer lain secara langsung, tapi melalui HTML browsing. (pake Netscape, Internet Explorer,dsb)). Untuk mendapatkan e-mail account gratis Caranya, browselah ke (pilih salah satu) :

http://www.hotmail.com

http://www.mailcity.com

http://www.gurlmail.com

http://www.rocketmail.com

kalau yang buatan Indonesia :

http://www.bimamail.com

http://webmail.ee.itb.ac.id à recommended ! Buatan anak HME, servernya di himpunan, jadi cepet !

Lalu silakan melakukan registrasi step by step. Gampang kok, ada instructionnya.

Kalau udah beres, silakan login, gampang.

Nah, sekarang kita bahas apa saja yang biasanya ada dalam layanan mail.

Istilah-istilah yang umum dijumpai dalam hal Electronic Mail :

E-mail Adress : Jangan salah dgn IP Adress !! E-mail adress biasanya terdiri dari nama login account kita, diikuti nama host (misal kalau nama login Donny, di server telnet.arc.itb.ac.id, maka alamatnya donny@telnet.arc.itb.ac.id. Sedangkan IP adress yah nama domain hostnya itu.

Inbox : Kotak Surat utama

Compose : Menulis surat
READ MORE - Pengetahuan Dasar Internet

Recomended Link

Real Estate Ekosulistio Training Pupuk Hayati Freedom Banner Store Pasuruan Personal Blog Real Estate Kertas Thermal Kertas Struk FriendsterQ YuwieQ Largo siwawan Gitar Keren Abah Rafi Jacky TeamTouring AskMsRecipe CRESTEC Wellness AlexaBaliTeam Tamsil Grace AUTOMOTIVE TipsKeluarga Jhoice Fashion Blog chexosfutsal BloggerAdicter nuqiah arie almacafe azlina Civilnotes myoopie Wyne Herry Maxi Prem aneez Shalini Kaka CoretanAba BaliDreamHome Maya hery sys NOva Ocim Trik Yuwie Lyla Sydrix HC AffiliteProgram chebonshawo Ratna BlueDianni Attayaya LuvFeeling Software Sunil MP3 Mercy Edhoy CrankDesigner Chrishiella BeeBill Ardi33 Iffat Dochi Dromeish Nanang SDA CRESTEC Aldy Nabel Pink Free MP3 Ponco IndoRockstar Best PTC Patromax Vrman Dimensiberita TechBeacon satriyo NARTI Nophie hckvismo FIAN Udinmduro UCUP Bangari Mind Author Eris-Agustian Deogracias Boen Xander Gooddell AryoSP Jinchuiricki Die Silver Flower Bordir Tourism Fiqyud Eightsun Khrisna masBhakti Viar About Samarinda FreeZipe World Cricket Free Download Software Rohman Jual Beli Ayam laga Danny Rahardja Fauzy Blekenyek Uliiah Black MyGoblog Pulsa Murah dan joss John Boy Book DeadBeatSuperAffiliate AlexandrkrulikProducts Sticker Outdoor Voice Plate TWHITE laurenhuston affiliatemarketingmission Money Making Site Of New Astronomy Los Angeles Adult Ruins Of War Pixerr hyperfbtraffic Roofing Charlotte The Phantom's Fixation social intellect in the social era Dating Via Social Media GourmetOrchards Social Media Etiquette StartMyNewBusiness Real Estate Gama Pulsa celebrity Home Improvement Automotive Parts Berita Mojokerto Hosting Mojokerto Berita Mojokerto